Semarak Parade Maestro Seudati di Kota Petro Dolar Lhokseumawe

42
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menghelat Parade Maestro Seudati di Kota Lhokseumawe, 28-29 November 2022, yang melibatkan seratusan seniman tradisi Aceh,maestro Seudati, hingga seniman muda.

Dengan mengusung tema “Geurangsang  Seudati, Meusyuhu Siumum Masa” menampilkan ragam pola tari Seudati yang dimainkan para maestro Seudati dan seniman muda di Aceh Utara, Lhokseumawe dan Bireuen.

Acara yang dibuka langsung Kepala Bidang Bahasa dan Seni Nurlaila Hamjah didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Setdako Lhokseumawe Maxalmina, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe A Haris serta unsur Forkopimda setempat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalu Kabid Bahasa dan Seni Nurlaila, mengatakan, event Parade Maestro Seudati  digelar untuk menarik minat generasi muda untuk kembali  mengembangkan tarian Seudati.

“Momen ini tepat untuk membangkitkan kembali seni Seudati yang sejatinya dulu telah mengakar dalam masyarakat Kota Lhokseumawe. Apalagi, Kota Lhokseumawe merupakan salah satu daerah di Aceh yang masih mempertahankan seni tradisi Seudati,” ungkap Nurlaila, Senin, 28 November 2022.

Menurutnya, diperlukan semangat generasi muda untuk terus mempertahankan tari tradisi tersebut agar tetap lestari. Seperti konsep baru yang bisa menghidupkan semangat kalangan remaja untuk mengenal dan belajar berseudati.

“Pertunjukan Seudati yang digelar di Kota Lhokseumawe ini menjadi istimewa dikarenakan menampilkan tarian Seudati yang lebih modern lewat parade yang belum pernah ada di pertunjukan-pertunjukan sebelumnya di Aceh, yaitu kolaborasi Seudati dengan iringan musik tradisi,” sebut Nurlaila.

Ada beberapa penampilan dari grup yang ditampilkan, sambung Nurlaila, seperti Seudati Syech Jol Muda, Grup Seudati Rangkang Belia, serta lantunan syair-syair religi oleh Tgk Ranup featuring Sama Masa, penampilan dari Sanggar Meurah Jeumpa serta penampilan spektakuler lainnya.