Pianis asal Negeri Kincir Angin Unjuk Kebolehan di Aceh

88

Sembari menunggu waktu berbuka puasa, puluhan pengunjung Aula Museum Aceh, Banda Aceh, Jumat (17/5/2019) sore terkersima melihat penampilan pianis berkebangsaan Belanda, Wouter Bergenhuizen yang tampil dengan lincah menghibur warga.

Aksi solo Wouter ini merupakan penampilan perdana musikus dunia dihadapan publik di Aceh, mengingat penampilan musik klasik di Serambi Mekkah sudah sangat jarang ditemui pascatsunami 2004.

Wouter yang juga satu-satunya kontestan pianis Belanda yang masuk sebagai semifinal The International Franz Liszt Piano Competition di Utrecht tampil dengan tiga alunan lagu.

“Penampilannya luar biasa, apalagi saat memainkan lagu Bengawan Solo,” ujar Sekretaris Disbudpar Aceh, Suburhan yang ikut hadir sekaligus memberikan cinderamata kepada Wouter.

Kehadiran Wouter di Aceh turut difasilitasi oleh Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis, Kedutaan Besar Belanda di Jakarta serta Komunitas Tikar Pandan Banda Aceh.

“Di Banda Aceh saya rasa punya banyak penikmat musik klasik, tapi tidak ada pemainnya. Jadi saya punya kesempatan untuk memperkenalkan musik klasik kepada masyarakat Aceh. Terima kasih semuanya semoga kalian suka dan terhibur,” sebut Wouter, sebelum tampil.