Wisata Halal Menjadi Produk Unggulan Pariwisata Aceh

168

Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh telah menjadikan wisata halal sebagai produk unggulan guna menarik wisatawan berkunjung ke provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

“Wisata halal kini berkembang pesat di dunia. Dan Aceh harus mampu mengambil keuntungan dari wisata halal tersebut. Karena itu, wisata halal menjadi produk unggulan Aceh,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh Jamaluddin, Rabu (27/2/2019).

Hal tersebut dikemukakan Jamaluddin pada saat membuka kegiatan peningkatan sumber daya manusia pendukung wisata halal yang diikuti oleh puluhan peserta yang tergabung dalam Asosiasi Pelaku Pariwisata (ASPPI) Aceh.

Jamaluddin mengatakan, Pemerintah Aceh bekerja sama dengan semua pihak, termasuk ASPPI terus berupaya mengembangkan dan memajukan wisata halal.

Pengembangan wisata halal ini menjunjung tinggi budaya dan nilai-nilai syariah. Termasuk di dalamnya penyediaan produk makanan halal yang dibuktikan dengan sertifikasi.

“Tanpa sertifikasi, produk makanan di Aceh sudah terjamin kehalalannya. Kendati begitu, produk makanan halal tersebut dibuktikan dengan sertifikasi guna meyakinkan wisatawan,” kata dia.

Oleh karena itu, Jamaluddin mengajak seluruh pelaku pariwisata memastikan usahanya sudah tersertifikasi halal, baik itu untuk produk makanan, maupun produk pariwisata lainnya, seperti perhotelan, serta jasa lainnya.

“Kami berharap pelaku pariwisata di Aceh memiliki kesadaran untuk mengurus sertifikasi halal usaha yang dijalan, sehingga Aceh sebagai tujuan wisata halal bisa terwujud,” kata Jamaluddin.

Dalam kegiatan tersebut turut juga dihadiri narasumber dari Tim Percepatan Wisata Halal Aceh yang diwakili oleh LPPOM MPU Aceh dan Ketua DPP ASPPI Aceh.