Tarik Minat Wisatawan, Aceh Promosikan Paket Wisata Pesona Lebaran

Setelah sukses melaunching Paket Wisata Pesona Ramadhan 1438 Hijriah dengan mempromosikan nuansa keindahan dan keunikan Ramadhan di Aceh bagi wisatawan nusantara dan mancanegara, khususnya wisatawan Malaysia, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh terus berupaya menarik minat wisatawan untuk menikmati lebaran di Aceh.

Kali ini, Disbudpar Aceh promosikan paket wisata unik lainnya sesuai dengan karakteristik daerah dan budaya Aceh yang kental dengan syiar Islam, yaitu Paket Wisata Pesona Lebaran di Aceh.

Paket Wisata Pesona Lebaran ini dirancang khusus Disbudpar Aceh dengan melibatkan pelaku industri pariwisata Aceh, khususnya tour operator untuk memanfaatkan momentum liburan keluarga sekaligus Hari Raya Idul Fitri dengan suguhan berbagai daya tarik wisata, khususnya pada objek destinasi wisata budaya dan kuliner.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi menyebutkan dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan Aceh kepada wisatawan, setiap momen unik dan khusus, seperti suasana Ramadhan dan lebaran di Aceh menjadi prioritas untuk dipromosikan dengan mempersiapkan paket-paket wisata menarik yang bersifat tematis, seperti Pesona Ramadhan dan Pesona Lebaran di Aceh.

“Lebaran di Aceh tentu sangat berbeda dengan daerah-daerah lainnya, karena keunikannya yang sarat dengan berbagai aktifitas spiritual sebagai sebuah tradisi menarik, sehingga menjadi ajang meluapkan suka cita untuk membawa keluarga melancong ke berbagai destinasi wisata menarik selama di Aceh,” ujarnya, Kamis (22/6/2017) yang didampingi Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh Rahmadhani.

Reza juga menyebutkan, ada banyak tradisi yang menarik untuk diikuti selama lebaran di Aceh, seperti pawai malam takbiran, “teut beude” atau meriam bambu yang saling bersahutan antar kampung, shalat Ied bersama keluarga, bersilahturahmi, berziarah, menikmati sajian kuliner khas lebaran dan mengunjungi objek-objek wisata menarik dan bersejarah lainnya.

Selain itu, untuk objek-objek wisata menarik lainnya, Reza juga menyebutkan ada 10 top destinasi yang wajib dikunjungi selama lebaran di Aceh meliputi Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Museum Tsunami Banda Aceh, PLTD Apung Banda Aceh, Pantai Lampuuk Aceh Besar, Monumen Kilometer Nol RI Sabang, Pantai Iboih Sabang, Pantai Anoi Itam Sabang, Danau Lut Tawar Aceh Tengah, Pacu Kude Gayo dan Komplek Kerajaan Samudera Pasai Aceh Utara.

“Untuk mempromosikan Paket Wisata Lebaran di Aceh secara lebih luas, selain pelaku industri pariwisata, komunitas media sosial juga dilibatkan untuk mempromosikan paket wisata tersebut dengan menggunakan beberapa tagar #MudikPenuhPesona, #MudikWisataKemana, #LebarandiAceh dan #CahayaAceh,” tambahnya dengan bersemangat.

Sementara itu, Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh Rahmadhani juga menambahkan, informasi pesona lebaran di Aceh juga sangat gencar dimainkan di sejumlah akun media sosial milik Disbudpar Aceh.

“Mulai dari Pesona Ramadhan, Pesona Kuliner, hingga Pesona Lebaran juga kita tampilkan sejumlah foto menarik dalam dua bahasa di akun Instagram @acehtourism.travel serta di Twitter dan Facebook Disbudpar Aceh,” ungkapnya.

Wisatawan Malaysia Terpikat dengan Pesona Lebaran di Aceh

Beberapa tour operator di Aceh tidak melewatkan berkah lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah dengan melayani kunjungan wisatawan dari Malaysia untuk berlebaran di Aceh.

“Beberapa rombongan tour, khususnya dari Kuala Lumpur dan Seulangor akan berwisata dan berlebaran Idul Fitri di Aceh,” sebut Pimpinan Great Wall Tour, Mahlizar.

Motif utama kunjungan mereka di Aceh, selain merasakan nuansa lebaran di Aceh, juga berkeinginan untuk melakukan shalat Ied Idul Fitri di Masjid Raya Baiturahman dengan penampilan 12 payung raksasanya, sekaligus ingin mencicipi makanan khas lebaran di Aceh sambil bersilaturahmi dengan masyarakat Aceh.

Hal yang sama juga dialami oleh Sardifa Travel, dimana ada beberapa rombongan keluarga berasal dari Jakarta yang akan berkunjung ke Aceh, hanya untuk merasakan syahdu dan nuansa Idul Fitri, khususnya shalat Idul Fitri bersama dengan masyarakat Aceh.

You might also like More from author

Leave a comment