Sejumlah Destinasi di Banda Aceh Akan Dibuka Kembali

31

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pariwisata​ berencana akan membuka kembali sejumlah tempat tujuan wisata seperti Museum Tsunami, boat di atas rumah di Lampulo, dan PLTD Apung di Gampong Punge.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh Iskandar mengatakan, pihaknya selama ini sudah menutup sejumlah destinasi wisata sejak 16 Maret lalu untuk mencegah penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Iskandar berencana membuka kembali tempat destinasi wisata itu kepada masyarakat.

“Destinasi wisata yang indoor kita harapkan dalam minggu depan ini bisa kita buka,” katanya.

Menurutnya, hal ini perlu dilakukan karena tingkat penyebaran covid-19 di Kota Banda Aceh begitu landai. Bahkan saat ini Kota Banda Aceh nihil akan pasien covid-19 sehinga memiliki treatment (perlakuan) yang berbeda.

“Karena kita melihat situasi dan kondisi Kota Banda Aceh ini tidak ada peningkatan dari pada yang terinfeksi Covid-19,” sebutnya.

Ia berharap, dengan dibukanya sejumlah tempat wisata ini dapat kembali memulihkan ekonomi masyarakat setelah sempat mati suri.

“Kita harapkan masyarakat nantinya bisa berjualan lagi dan aktifitas ekonomi juga akan bangkit kembali, tempat wisata juga akan beroperasi kembali,” tambahnya.

Kendati demikian, jikalau nanti dibuka tempat wisata indoor, semua wisatawan yang berkunjung harus mematuhi protokol Menteri Kesehatan (Menkes) seperti menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dan tidak membuat keramaian.

Selama masa pandemi ini berlangsung, Dispar Kota Banda Aceh juga sudah melakukan penataan di sejumlah tempat wisata seperti Taman Meuraxa, Taman Kuliner Ulee Lheue dan PLTD Apung agar tetap terjaga sehingga memberi rasa nyaman pada pengunjung pada saat dibuka kembali nantinya.

“Kita lakukan penataan sehingga pada saat nanti sudah dibuka kembali, masyarakat bisa mengunjungi tempat wisata itu dalam keadaan baik,” katanya.