Sebanyak 5 Gelar Kebudayaan akan Diberikan pada PKA 7

Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke 7 akan dihelat tahun depan, namun panitia persiapan PKA terus melakukan sejumlah persiapan guna memaksimalkan seluruh rangkaian acara yang nantinya akan digelar tahun 2018 mendatang.

Salah satu agenda kebudayaan PKA 7 nantinya adalah Anugerah Budaya, hingga saat ini panitia terus melakukan penjaringan terhadap para calon penerima anugerah tersebut. Penjaringan dilakukan untuk mendapatkan calon penerima anugerah budaya yang ada diseluruh pelosok daerah di provinsi Aceh.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi mengatakan proses penjaringan penerima Anugerah Budaya terbuka untuk umum dan bisa diusulkan oleh siapa saja.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diusulkan oleh siapa saja. Usulannya bisa oleh Pemerintah kabupaten/kota untuk diteruskan ke provinsi, bisa juga perorangan, lembaga maupun komunitas,” jelasnya.

Jadi, tambah Reza, apabila ada anggota masyarakat yang memang benar-benar telah mendedikasikan dirinya untuk pengembangan kebudayaan Aceh sepanjang hayatnya baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, apabila pemerintah kabupaten/kota tidak mengusulkan, maka mereka dapat mengusulkannya sendiri baik melalui keluarga serta ahli warisnya yang mengusulkan atau pun lewat komunitas yang mengusulkan.

Kegiatan ini nantinya akan memberikan penghargaan berupa gelar kebudayaan dari Pemerintah Aceh kepada individu, kelompok, dan lembaga yang melestarikan dan memajukan kebudayaan Aceh mencakup bidang bahasa, kesusastraan, cagar budaya, kesenian, produk budaya dan seni, permuseuman, perfilman, sejarah, seni bangun tradisional dan kekayaan adat, tradisi, dan kearifan lokal masyarakat Aceh.

Adanya pemberian Anugerah Budaya ini menjadi salah satu komitmen pemerintah daerah untuk memberi ruang terhadap berkembangnya pelaku seni dan budaya Aceh.

Reza juga menambahkan, dalam proses penjaringan nantinya, setiap calon yang diajukan juga wajib melampirkan sejumlah kelengkapan berkas.

“Untuk memudahkan tim verifikasi setiap calon penerima anugerah kebudayaan wajib melampirkan bukti-bukti atau tanda pendukung kiprahnya dalam bidang kebudayaan seperti foto, sertifikat penghargaan baik dalam dan luar negeri,” sebutnya.

Ada Lima Gelar Anugerah Budaya

Dalam prosesi pemberian gelar kebudayaan ini, ada 5 gelar yang nantinya akan disematkan kepada calon penerima anugerah budaya, pertama Meukuta Alam yang merupakan gelar anugerah kebudayaan yang diberikan kepada laki-laki dewasa kepada seseorang atas dedikasinya dalam membina, mengembangkan dan melestarikan kebudayaan baik kesenian, nilai-nilai tradisional dan kearifan lokal bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Kedua, Tajul Alam yang dikhususkan bagi perempuan sebagai tanda kehormatan tertinggi berbentuk penghargaan yang diberikan Gubernur kepada seseorang atas dedikasinya dalam membina, mengembangkan dan melestarikan kebudayaan baik kesenian, nilai-nilai tradisional dan kearifan lokal bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Ketiga, Perkasa Alam yang diberikan kepada anak-anak atau remaja yang berprestasi dalam bidang seni dan budaya Aceh. Keempat, Sri Alam yang dianugerahi kepada anak-anak atau remaja yang berprestasi dalam bidang seni dan budaya Aceh.

Serta yang kelima, yakni Anugerah Budaya Syah Alam yang diberikan kepada para nominator yang tidak mencapai Anugerah Budaya Meukuta Alam dan Anugerah Budaya Tajul Alam.

Penerimaan nama calon penerima Anugerah Budaya ini dapat dikirimkan berkasnya kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh c/q. Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Jalan Tgk. Chik Kuta Karang No 3 Kuta Alam Banda Aceh, untuk kriteria lengkap bisa unduh disini (Narahubung Orisa Fitri +6282387217278).

Seperti diketahui, PKA 7 yang akan dihelat tahun 2018 bertempat di Banda Aceh, even yang dilaksanakan 4 tahunan ini menjadi pesta kebudayaan yang bergengsi di Aceh. Kegiatan yang akan diikuti oleh 23 kabupaten/kota ini juga akan menampilkan ragam budaya dan tradisi kebudayaan masing-masing.

Sejumlah persiapan dan agenda kegiatan telah disusun oleh panitia pelaksana Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh seperti; Pawai budaya, Seminar Budaya, Pertunjukan Seni, Anugerah Budaya, Pagelaran Budaya, Permainan Rakyat, Festival Kuliner, Aceh Expo dan Pameran Kebudayaan. Semua kegiatan ini akan dilaksanakan untuk memeriahkan Pekan Kebudayaan Aceh sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi.

You might also like More from author

Leave a comment