Risky dan Farah Dinobatkan sebagai Putra Putri Pariwisata Nusantara Aceh 2019

117

Agam Risky Abdullah Saidi dari Kabupaten Aceh Barat dan Inong Farah Faizah dari Banda Aceh akhirnya berhasil menyisihkan 22 pasangan finalis lainnya di ajang pemilihan Putra Putri Pariwisata Nusantara (P3N) Aceh 2019, Rabu (11/9/2019) malam di Hermes Palace Hotel Banda Aceh.

Persaingan ketat terjadi, Risky dan Farah terlebih dahulu masuk dalam 10 besar, dan berhasil menuju enam besar, hingga tiga besar.

Di tiga besar, keenam finalis terpilih diuji kemampuannya oleh dewan juri. Hingga akhirnya, Agam dan Inong Duta Wisata Aceh 2018 mengalungkan slempang kepada Risky dan Farah.

Keduanya ini akan mewakili Aceh di ajang P3N tingkat nasional pada tahun depan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin usai memberikan selamat kepada semua pemenang.

“Selamat kepada peserta yang terpilih baik yang menjadi Putra Putri Pariwisata Nusantara Aceh 2019 dan juga semua finalis 10 besar,” kata Jamaluddin.

Ajang yang mengangkat tema “Peran Milenial Aceh menuju Era Industri Pariwisata 4.0” disebutkan Jamaluddin, bisa menjadi harapan besar dalam aspek pembangunan khususnya industri pariwisata.

“Yang mana penguasaan teknologi dan media digital menjadi kunci terciptanya daya saing di pasar global, sehingga diperlukan peran dan aksi kita semua, khususnya milenial Aceh dalam mendukung industri pariwisata Aceh,” katanya.

Putra Putri Pariwisata Nusantara Aceh 2019
Putra Putri Pariwisata Nusantara Aceh 2019 pose bersama Wakil TP PKK Dyah Erti Idawati (Foto Suparta/acehkini)

Untuk membangun citra positif, tambah Jamaluddin diperlukan upaya dan langkah dari semua pihak dan terlebih bagi mereka yang terpilih di P3N Aceh baik lewat kegiatan promosi serta kegiatan lainnya yang mampu memperkenalkan branding The Light of Aceh atau Cahaya Aceh.

P3N Aceh 2019, untuk kategori putra juara satu dimenangkan Risky Abdullah Saidi dari Aceh Barat, kemudian juara dua Muhammad Chairil Basyar dari Aceh Besar, dan juara tiga Muhammad Ulya Ifrad dari Aceh Selatan.

Sedangkan untuk kategori putri juara satu diperoleh Farah Faizah dari Banda Aceh, kemudian Syarifah Hudiya dari Aceh Barat Daya dan juara tiga Ulayya Albaradish dari Sabang.