Puluhan Yachter Ramaikan Sabang Marine Festival 2019

68

Puluhan yachter (pelayar) dari berbagai negara ikut andil bagian dalam Sabang Marine Festival (SMF) 2019 yang disambut dengan penampilan kebudayaan lewat tari ranup lampuan di Pelabuhan CT-1, Sabang, Jumat (26/4/2019) siang.

Para yachters juga ikut andil serta dalam parade peserta kapal pesiar yang diiringi marching band, tidak lupa mereka juga diajak untuk mencicipi langsung sirih yang disuguhkan para penari pemulia jamee tersebut.

Sabang Marine Festival dibuka langsung oleh Wali Kota Sabang, Nazaruddin dan turut didampingi Staf Ahli Gubernur Aceh, Iskandar syukri dan Plt Kepala BPKS, Razuardi.

Razuardi mengatakan, SMF 2019 merupakan kegiatan SMF ke-V yang sebelumnya sudah diselenggarakan di tahun 2015, 2016, 2017, 2018. Dan disyukuri dalam empat tahun terakhir kunjungan kapal-kapal pesiar (cruise) dunia dan kapal layar (yacth) meningkat setiap tahunnya.

“Di tahun 2018 lalu, jumlah yacht yang datang ke Sabang sebanyak 96 yachts dan tahun 2019 ini kita menargetkan 150 yachts. Alhamdulillah hingga hari ini ada 23 yachts dari 10 negara. Output yang diharapkan dari SMF 2019 ini promosi konektifitas wisata bahari Sabang-Phuket-Langkawi yang dikenal the golden triangle marine tourism connectivity,” sebutnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Rizki Handayani pun ikut angkat suara. Rizki memaparkan jika destinasi wisata bahari di Sabang semakin menggeliat setelah kegiatan Sail Sabang tahun 2017.

Hingga kini sudah ratusan yach mengunjungi Sabang dan terus meningkat setiap tahunnya. Bahkan kapal pesiar pun telah banyak yang singgah secara rutin di Sabang.

“SMF 2019 membuktikan kesiapan Aceh menjual pariwisata, terutama wisata baharinya. Dengan itu diharapkan semakin berpengaruh pada peningkatan pendapatan masyarakat dari sektor kepariwisataan. Modalnya sudah kuat, tinggal terus dipoles sehingga makin keren lagi,” papar Rizki.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga optimis jika SMF makin mendongkrak wisata bahari Sabang. Apalagi pintu sudah dibuka oleh Kemenpar dengan berbagai regulasi yang memudahkan masuknya wisman dari jalur bahari. Belum lagi berbagai kerjasama yang dilakukan untuk memudahkan wisman masuk.

“Selain itu potensi wisata bahari Sabang memang kelas dunia dan menjadi incaran wisatawan. Sabang bahkan sudah menjadi langganan tampil di top 5 destinasi selam terbaik di Asia Pasifik, dan dunia. Belum lagi kekayaan budayanya membuatnya semakin lengkap. Dan semua didukung dengan komitmen Aceh dalam mendorong sektor pariwisata,” kata Menpar Arief Yahya.