fbpx

Puluhan Kesenian Aceh Bakal jadi Suguhan Menarik di PKA VII

Road to Pekan Kebudayaan Aceh VII

2

Puluhan kesenian Aceh akan menjadi suguhan istimewa bagi pengunjung Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII yang dihelat di Banda Aceh pada 5-15 Agustus 2018 mendatang. Kali ini, perhelatan ajang lima tahunan itu bukanhanya terkonsentrasi di satu titik melainkan di banyak lokasi strategis.

Dengan begitu pengunjung bisa lebih leluasa dalam menikmati suguhan demi suguhan acara kebudayaan terbesar di Provinsi Aceh ini.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Amiruddin mengatakan, berdasarkan pengalaman PKA tahun-tahun sebelumnya, salah satu suguhan yang paling diminati pengunjung adalah atraksi kesenian Aceh yang dikemas dengan berbagai konsep dan bentuk.

Pada PKA VII kali ini, ada puluhan pertunjukan seni yang nantinya akan ditampilkan untuk menghibur penonton. Tujuh kabupaten/kota di Aceh telah positif mengikutsertakan pertunjukan kesenian terbaik yang menjadi andalan daerahnya. Ketujuh kabupaten/kota tersebut yaitu Banda Aceh, Bireuen, Aceh Tengah, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam.

“Kesenian-kesenian yang ditampilkan nantinya tidak hanya sekadar menghibur, tetapi juga mengandung pesan-pesan moral dan sosial yang bisa kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, tarian kreasi bungong pala yang akan ditampilkan oleh perwakilan dari Aceh Selatan, tarian ini merupakan representasi dari pala yang menjadi komoditas utama di daerah itu,” kata Amiruddin, Sabtu (14/7/2018).

Selain menampilkan tarian bungong pala, Aceh Selatan juga akan menampilkan banyak pertunjukan seni lainnya, yaitu tarian kreasi rampo selatan, rapa-i geleng inong, hasyem melangkah, tari pho, likok selatan, ratoh bantal, rapa-i geleng, landok sampot, landok begu, rapa-i dabus, dan rateb meuseukat, lawet, ratoh bantal, dan rapa-i geleng agam.

“Aceh Selatan menjadi kabupaten yang terbanyak menampilkan keseniannya di PKA VII ini dengan total 15 jenis pertunjukan,” katanya lagi.

Berikutnya disusul Kota Banda Aceh yang akan menampilkan lima kesenian andalannya yaitu tarian ceudah lagoina Putroe Phang, gambus, rapa-i geleng, tarian ramplo, dan tarian beusare-sare.

Kabupaten Bireuen juga siap untuk menampilkan lima kesenian andalannya yang terdiri atas rapai, rabbani wahid, tarian bruek, sandiwara, dan biola. Perwakilan kabupaten ini juga akan menampilkan puisi, sendratari, dan cagok atau lawak Aceh yang disutradarai seniman muda Bireuen, Novianti Maulida Rahmah.

Perempuan yang akrab disapa Novi ini mengatakan, untuk pertunjukan cagok mereka sudah mulai berlatih sejak awal tahun. “Pada PKA sebelumnya kami juga ada mengikutsertakan lomba teater,” kata Novi.

Dari dataran tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah akan menampilkan tiga kesenian khas mereka yaitu dodong, tari guel, dan vokal grup. Berikutnya adalah pertunjukan tarian top pade, dikee pam, seudati agam/inong, rapa-i geleng, dan likok pulo yang menjadi andalan Aceh Jaya.

Dua kabupaten/kota terakhir yaitu Singkil dan Subulussalam masing-masing akan menampilkan keyboard, dendang-dendang, dan orkes gambus Lae Soraya.

Source PKA VII