fbpx

Peserta Spesial Camping 100 Tenda Nikmati Pesona Lut Tawar

69

Spesial Camping 100 Tenda yang berlokasi di Desa Ujung Nunang, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (22/9/2018), memang spesial, selain jumlah peserta yang melebihi target, pesona Danau Lut Tawar juga menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta.

“Kita tidak menduga kalau antusiasnya peserta yang ingin ikut Camping 100 Tenda. Dari 100 tenda yang kami sediakan, kini sudah 120 tenda. Mereka mendaftar melalui media sosial, ada yang dari Padang, Jakarta, Medan, Siantar, Langsa, Lhokseumawe, Subulussalam, Banda Aceh, hingga Kuala Lumpur-Malaysia,” papar Kasie Pengembangan Segmen Pasar Disbudpar Aceh, Nurlaila Hamjah, Minggu (23/9/2018) pagi.

Lanjutnya, lokasi tenda dipisah antara lelaki, perempuan, keluarga, dan rombongan Generasi Pesona Indonesia (GenPI). Selain itu juga di lokasi kegiatan yang dikelilingi Danau Lut Tawar juga disediakan dua unit Ambulance coffeshop, toilet, tempat wudhu, dan mushala. Para peserta juga kata Lela diminta, selain untuk menjaga kenyamanan, juga menjaga kebersihan dengan disediakannya plastik-plastik sampah.

“Pagi ini peserta diajak berolahraga bersama dan kemudian melakukan penanaman pohon di Ujung Nunang,” kata Lela.

Wisatawan dalam negeri ada juga beberapa wisatawan dari negara tetangga yang ikut serta seperti dari Malaysia.

Selain camping, peserta juga dapat dikenalkan dan menikmati menikmati musik tradisional, kesenian khas masyarakat Gayo Didong, dan juga tari Saman dari Gayo Lues, Aceh, yang sudah terkenal sampai ke mancanegara. Bukan hanya itu panitia juga menyiapkan beragam kegiatan lain, seperti teatrikal dan game-game menarik lainnya.

“Pak Kadisbudpar Aceh, Amiruddin, juga ikut mengikuti dan memantau semalam, beberbagai rangkaian budaya dan kesenian, juga live musik digelar. Alhamdulillah peserta sangat tertib dan mengikuti aturan yang telah disepakati, mengikuti syariat Islam. Juga peserta keluarga kita lihat juga bisa menikmati even ini bersama anak-anak mereka, apalagi saat melepaskan lampion dan membakar api unggun,” ujar Lela Lagi,

Ketua Panitia Camping 100 Tenda, Ridwansyah menambahkan, acara ini sangat diminati oleh para peserta. Kali ini para peserta yang rela membawa tenda sendiri, agar bisa mengikuti Camping 100 Tenda.

“Mereka para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan Camping 100 Tenda ini, para peserta yang hadir bukan hanya muda mudi melainkan peserta yang membawa keluarga, selain itu para peserta yang ikut camping 100 tenda ini juga ada yang datang dari negara tetangga kita yaitu Malaysia, mereka disini (Gayo) sudah lima hari di Takengon dan melihat beragam objek wisata dan budaya masyarakat Gayo,” kata Ridwan.

Dia menambahkan, dalam kegiatan ini Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh dan daerah sangat mendukung penuh acara tersebut, lantaran Camping 100 terus digemari para peserta, dan dia berharap kedepannya melalui pemerintah daerah dan provinsi terus mendukung kegiatan positif ini.

“Saya pribadi berharap pemerintah terus mendukung dan menentukan tanggal acara ini untuk kegiatan tahunan bahkan kalau bisa 6 bulan sekali diadakan,” demikian ujarnya.