Pelatihan Pengelolaan Wisata Religi untuk Pengurus Masjid

68

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melalui bidang Pengembangan Usaha Pariwisata dan Kelembagaan (PUPK) menggelar Pelatihan Pengelola Wisata Religi yang berlokasi di di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Rabu (26/2/2020).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin ini diikuti oleh sejumlah pengurus masjid yang berada di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Dalam sambutannya, Jamaluddin mengungkapnya, pembenahan dan persiapan Aceh sebagai destinasi wisata harus terus ditingkatkan, khususnya menyangkut sumber daya manusia (SDM) pelaku wisata dan juga pengurus masjid. Mengingat Aceh yang memiliki mayoritas umat muslim dan hampir semua daerah yang kita kunjungi sangat mudah menemukan tempat beribadah seperti masjid.

“Sebagai salah satu tujuan destinasi wisata, masjid memiliki nilai spiritual yang dapat menyuguhkan pengalaman dan kenyamanan bagi pengunjung. Maka dari itu, setiap pengunjung masjid yang merupakan wisatawan tentunya harus dipandu untuk memberikan tentang edukasi dan nilai-nilai yang ada di masjid itu sendiri sehingga mereka akan memiliki pengalaman tersendiri saat berada di masjid tersebut,” ungkap Jamal.

Oleh karena itu, kata Jamal, kegiatan pelatihan yang mengangkat tema “Meningkatkan SDM Pengurus Masjid Ramah Wisatawan” diharapkan para pengurus masjid dapat meningkatkan manajemen pengelolaan.

“Salah satunya pengelolaan manajemen di masjid, seperti penyedian sarana dan prasana bagi jamaah atau wisatawan yang bersih, indah dan rapi. Pengurus masjid juga harus kreatif untuk menciptakan aktifitas-aktifitas sehingga menarik minat kunjungan wisatawan,” harap Jamal.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 26-27 Februari tersebut turut diisi oleh sejumlah narasumber dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Aceh, baik ketua dan pengurusnya yang ikut hadir.