fbpx

Pameran Kuliner Tradisional Aceh Bakal Meriahkan PKA VII

Road to Pekan Kebudayaan Aceh VII

1

Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VII yang berlangsung pada 5-15 Agustus 2018 mendatang turut dimeriahkan dengan agenda Pameran Kuliner Tradisional Aceh.

Event pendukung ini akan dihelat selama sembilan hari berturut-turut pada 7-15 Agustus 2018 di Kompleks Taman Sulthanah Safiatuddin, tepatnya di area terbuka antara Anjungan Kota Banda Aceh dengan Anjungan Kabupaten Bener Meriah.

Kegiatan ini melibatkan peserta dari 23 kabupaten/kota di Aceh, dan beberapa instansi terkait yaitu Dinas Pangan Aceh, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh, serta TP-PKK Aceh.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Amiruddin, mengatakan, rangkaian Pameran Kuliner Tradisional Aceh akan diisi dengan sejumlah kegiatan yaitu pameran kuliner/kabupaten kota, pameran bahan pangan, pameran buah-buahan, eksibisi hidangan kematian, hingga lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman.

“Nanti juga akan ada khanduri hidangan khas Aceh yang kita laksanakan di hari kedua hingga keenam. Mayoritas kabupaten/kota sudah mengonfirmasi, hanya beberapa saja yang belum,” katanya, Rabu (11/7/2018).

Sementara itu, digelar juga lomba masak hidangan Aceh khusus olahan ikan dan kue tradisional yang diikuti peserta dari perwakilan 23 kab/kota. Pengunjung bisa menyaksikan langsung bagaimana cara pemilihan bahan, rempah-rempah, pengolahan, hingga teknik penyajian makanan yang menggoda selera.

Lomba masak ini nantinya akan dinilai untuk mencari tim yang layak menjadi juara. Kriteria penilaian meliputi keunikan dan keaslian makanan yang diolah, keseimbangan cita rasa dan warna, nilai tradisi yang ditonjolkan, penyajian bebas warna, penyedap, dan pemanis buatan, garnis, hingga ketepatan waktu.

“Nanti akan ada juri yang akan menilai tim mana yang layak menjadi juara. Di antaranya chef profesional dan praktisi kuliner dari daerah,” kata Amiruddin.

Kegiatan ini juga rencananya akan diisi dengan acara hiburan berupa penampilan musik akustik setiap harinya. PKA VII yang digelar pada 5-15 Agustus 2018 mendatang mengangkat tema “Aceh Hebat dengan Adat Budaya Bersyariat”.

Pelaksanaan PKA VII diharapkan dapat mengembalikan semangat orang Aceh yang hebat dengan kesadaran berbudaya, agar menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kebudayaan Aceh yang islami, sebagai indentitas budaya yang mencerminkan jati diri masyarakat Aceh.