fbpx

Ombak Pantai di Simeulue jadi Sorotan Surfer Dunia

Aceh International Surfing Championship - Simeulue Pro 2018

56

Para peselancar dunia mengagumi ombak di Kabupaten Simeulue. Direktur Asian Surfing Championship (ASC), Tipi Jabrik menyebutnya, laut Simeulue bak surga wisata dan salah satu aset wisata surfing yang bisa mendatangkan wisatawan dunia.

Tipik Jabrik menyampaikan kegamumannya itu, sesaat sebelum menyampaikan nama-nama para juara surfing dunia pada Aceh Internasional Surfing Championship (AISC) – Simeulue Pro 2018 yang berlangsung di Pantai Matanurung, Selasa (4/08/2018).

“Bila melihat ombak yang bagus di Simeulue ini, saya yakni pada even-even surfing mendatang ratusan peselancar dunia akan ikut andil sebagai pesertanya. Dan, akan terus bertambah,” ujarnya.

Pemerintah Aceh dan Simeulue tinggal meningkatkan berbagai fasilitas agar para wisatawan dan pecinta surfing dunia terus berdatangan ke Simeulue.

Menurut Jabrik, keindahan ombak Simeulue kini sudah menjadi pembicaraan para peselancar dunia. Sehingga fasilitas pendukung harus dipacu.

“Salah satu yang terpenting adalah menambah jadwal penerbangan pesawat ke Simeulue,” pintanya.

Wakil Bupati Simeulue, Afridawati dalam sambutannya pada penutupan AISC Simeulue Pro 2018 menyambut baik masukan dari Direktur ASC. Menurutnya, event surfing di Kabupaten Simeulue akan terus dipertahankan dan akan menjadi agenda tahunan.

Pemerintah daerah, katanya, akan terus berupaya dalam memajukan berbagai program wisata di Simeulue baik seni, budaya, kuliner dan wisatanya serta pendukung dari wisata tersebut. “Even surfing internasional ini juga akan dijadikan sebagai even agenda tahunan,” ungkapnya.

Kadisbudpar Simeulue, Abdul Karim. Kata dia, sejak digelarnya AISC di Simeulue secara berturut-turut sejak tahun 2013 lalu, kunjungan wisatawan mancanegara terus bertambah. “Saya berharap ke depan wisatawan terus bertambah,” katanya.

Dalam laporannya, Abdul Karim juga menyampaikan selama berlangsungnya AISC Simeulue Pro 1-4 September 2018, ombak di Simeulue sangat bersahaja. Sehingga dalam kurun waktu dua hari surfing AISC sudah masuk babak final dan menghasilan juara.

Adapun rincian lengkap para juara untuk kategori surfing wanita diraih oleh peselencara asal Australia Vittoria Farmer sebagia juara pertama, juara dua oleh Kalani Jhonson, juara tiga Cinta Hansel dan juara empat oleh Tania Isquerdo. Ketiganya berasal dari Bali, Indonesia.

Kategori surfing pria, juara pertama oleh Liam O’Brien asal Autralia, juara dua Elliot Paerata-Reid dari Selandia Baru dan juara tiga dan empat Ketut Agus dan Dede Suryana peselancar asal Bali, Indonesia.