Maulid Raya Banda Aceh, Daya Tarik Wisata Menikmati Aneka Hidangan

83

Sebanyak 808 hidangan (idang) tersaji di Maulid Raya Kota Banda yang digelar dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh, Kamis (6/2/2020) tersebut merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Banda Aceh sekaligus sebagai bentuk mengenalkan tradisi kepada masyarakat luas termasuk kepada wisatawan.

Sebanyak 808 hidangan (idang) tersaji di Maulid Raya Kota Banda yang digelar dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah.

Ribuan warga kota dan juga masyarakat sekitar ibukota Banda Aceh ikut tumpah ruah di bawah tenda-tenda yang telah disediakan oleh panitia, beberapa juga terlihat wisatawan dari beberapa negara ikut hadir menikmati sajian kuliner tradisional yang dibawa oleh warga dari 9 kecamatan di kota Banda Aceh.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, dalam pidatonya menyebutkan, pihaknya sengaja mengundang tamu luar negeri untuk ikut menikmati aneka kuliner tradisional Aceh pada Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Ada tamu yang saya undang untuk hadir di maulid ini dari Turki, Jepang, Malaysia dan beberapa negera eropa lainnya,” sebutnya.

Menurutnya, partisipasi warga kota dalam maulid tahun ini menunjukkan peningkatan. Dalam kesempatan tersebut juga ada rangkaian santunan 1.000 anak yatim serta warga disabilitas di Kota Banda Aceh yang tendanya sendiri terpisah dari masyarakat umum.
Sebanyak 808 hidangan (idang) tersaji di Maulid Raya Kota Banda yang digelar dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah.Plt Gubernur Aceh yang ikut hadir dalam Maulid Raya ini ikut memberikan apresiasi bagi Kota Banda Aceh yang selalu rutin dan mengemas baik penyelenggaraan maulid Nabi.

“Ini menjadi contoh representasi bagaimana kekompakan paguyuban masyarakat Aceh,” kata Nova.

Sebanyak 808 hidangan (idang) tersaji di Maulid Raya Kota Banda yang digelar dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah.

Kemeriahaan acara ini, kata Nova juga bisa dikemas sebagai salah satu agenda wisata keagaaman yang bisa memberikan efek bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Pada puncak peringatan Maulid Raya tersebut, Ustaz Das’ad Latif dari Sulawesi Selatan didapuk sebagai penceramah sebagai penutup agenda, yang sebelumnya juga ada dzikir bersama dan pawai bersama.

Sebanyak 808 hidangan (idang) tersaji di Maulid Raya Kota Banda yang digelar dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriah.