Lingkungan Disbudpar Aceh Berlakukan Tatanan Baru

44

Pemberlakukan tatanan baru (new normal) secara perlahan mulai diberlakukan dalam jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Dalam hal ini, tim Gabungan Sekretariat Daerah Aceh ikut memantau penerapan protokol kesehatan dan gerakan bersih, rapi, estetis dan hijau (BEREH) di sejumlah SKPA termasuk di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Rabu, (3/6/2020).

Selain memantau penerapan protokol kesehatan, tim tersebut juga datang untuk mendorong agar seluruh pegawai di bawah kewenangan Pemerintah Aceh melakukan donor darah. Gerakan donor darah itu merupakan gagasan Plt Gubernur Aceh, guna mencukupi kebutuhan darah di setiap rumah sakit.

Tidak luput, Disbudpar Aceh juga ikut disambangi oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembanguan Teuku Ahmad Dadek, untuk melihat bagaimana penerapan program BEREH dan protokol kesehatan di lingkungan kantor setempat.

Dadek mengatakan, penerapan protokol kesehatan di lingkungan kantor Pemerintah Aceh itu meliputi penyediaan tempat cuci tangan dan melakukan pengecekan suhu badan di pintu masuk kantor. Kemudian, para pegawai diharuskan untuk memakai masker dan menjaga jarak fisik antar sesama.

“Kita juga meminta kepada setiap dinas untuk membuat SK tim penegakan protokol kesehatan di lingkungan kantor. Nantinya tim ini yang akan mendisiplinkan para pegawai untuk menerapkan protokol kesehatan,” ujar Dadek.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin menyebutkan, lingkungannya saat ini telah melakukan standar protokol kesehatan dalam masa tatanan baru.

“Untuk seluruh staf yang ada di lingkungan Disbudpar Aceh juga telah kita terapkan protokol kesehatan, termasuk kepada pengunjung atau masyarakat yang masuk ke lingkungan perkantoran,” ujarnya.