Lakukan Famtrip ke Aceh, Wartawan Mesir Nikmati Pesona Cahaya Aceh

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Mesir dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menggelar familiarization trip (famtrip) dengan mendatangkan lima orang wartawan media terkemuka ke Aceh sejak Selasa hingga Jum’at (22-25/8/2017) lalu.

Dalam lawatan perdananya ke Aceh lima wartawan media terkemuka Mesir ini, yang terdiri dari Samar Salaheldin Ahmed Mahmoud Elnaggar (Almasry Alyoum Newspaper), Mahmoud Mohammed Mohy Ali (Youm7 Newspaper), Hussein Ramzy Nagy Abdelrehim (Al-Akhbar Newspaper), Amira Sayed Ahmed Mohamed (Egyptian Gazette Newspaper), Ms. Maydaa Mohamed Alaa Mohamed Fahmi Aboolnadr dan Achmat Chozali Barhan selaku penerjemah ini mendapat dukungan dan apresiasi dari Pemerintah Aceh.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi melalui Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh Rahmadhani menyebutkan, adanya acara famtrip yang dipimpin langsung oleh Abdurrahman Sabran selaku Minister Counsellor dari KBRI di Mesir menjadi kesempatan untuk mengenalkan keindahan dan keunikan budaya Aceh.

“Kita patut bangga atas kunjungan beberapa wartawan senior asing dari media terkemuka Mesir. Hal ini tidak hanya menjadi momen untuk melihat langsung keindahan dan keunikan alam dan budaya Aceh yang Islami, namun juga bisa langsung berinteraksi dengan masyarakat lokal di beberapa objek wisata yang dikunjungi,” sebut Rahmadhani yang didampingi Kasie Pengembangan Kawasan Wisata Bidang Destinasi Elliati.

Kehadiran awak media dari negeri padang pasir tersebut, ujar Rahmadhani bisa menjadi momen strategis untuk merasakan secara langsung bagaimana kebangkitan industri pariwisata di Aceh pascatsunami sebagai salah satu destinasi wisata halal dunia yang aman, nyaman dan menawan.

“Kehadiran branding baru pariwisata dengan semangat “The Light of Aceh” ini untuk merefleksikan semangat bagi seluruh masyarakat yang disatukan melalui Syariat Islam yang Rahmatan lil ‘alamiin, sebagai cahaya benderang yang mengajak pada nilai-nilai kebaikan, kemakmuran, dan memberikan manfaat serta kebaikan bagi semua kita,” ungkap Rahmadhani saat menjamu anggota famtrip makan siang di Resto L’Pante, Banda Aceh, Jum’at (25/8/2017).

Lebih lanjut, Rahmadhani juga menyebutkan dalam rangka mendukungan percepatan kemajuan industri pariwisata Aceh, program famtrip dengan menghadirkan wartawan nasional dan internasional perlu terus dilakukan dalam mempromosikan Pesona Cahaya Aceh.

“Kita terus membuka dan mempersiapkan diri untuk memperkenalkan Aceh dan mempromosikannya kepada wisatawan nusantara dan mancanegara. Program famtrip dengan menghadirkan wartawan, travel writer, dan blogger ini akan menjadi media untuk belajar dan mengetahui tipologi wisatawan dari negara terkait, sehingga kita dapat mempersiapkan fasilitas pendukung yang dibutuhkan sesuai kebutuhan dan harapan wisatawan,” ungkapnya.

Selanjutnya, tambah Rahmadhani program seperti ini akan menjadi program prioritas kerjasama Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh dengan berbagai KBRI di luar negeri, khususnya dengan negara-negara timur tengah dalam rangka memviralkan pariwisata Aceh di luar negeri, khususnya wisata Tsunami yang sudah menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

You might also like More from author

Show Comments (1)