KMP Aceh Hebat, Kadisbudpar Aceh: Bisa jadi Penggerak Pariwisata

51

Kehadiran Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 1 dan 3 dipastikan akan menjadi pendorong kebangkitan perdagangan antarpulau dan industri pariwisata yang ada di wilayah barat-selatan Aceh.

“In sya Allah keberadaan KMP bisa ikut membantu dalam penyeberangan penumpang dan barang. Tentunya akan mendorong usaha perdagangan dan industri pariwisata di Aceh,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, Selasa (19/1/2021).

Jamaluddin merincikan, pengoperasian KMP Aceh Hebat 1 sendiri untuk wilayah Calang–Simeulue. KMP ini memiliki fasilitas 188 tempat tidur, terdiri dari kelas 1 sebanyak 106 tempat tidur dan kelas 2 sebanyak 82 tempat tidur.

“KMP Aceh Hebat 1 mampu mengangkut 33 unit mobil, yaitu 12 unit truk kapasitas 10 ton, 13 truk kapasitas 8 ton, dan 8 mobil sedan/minibus. Kecepatan kapal 12 knot. Ini artinya, untuk sebuah feri, KMP Aceh Hebat 1 sudah memberikan kenyamanan bagi penumpang yang berlayar ke Simeulue,” sebutnya.

Jamaluddin juga optimis, KMP Aceh Hebat 1 akan dioperasikan oleh ASDP pada bulan depan, masyarakat Simeulue di perantuan seperti Banda Aceh, Aceh Besar, dan Aceh Jaya  yang ingin pulang kampung atau masyarakat yang ingin berwisata ke Simeulue bisa lebih santai menyeberang dari Pelabuhan Calang.

Untuk perdagangan hasil bumi antarpulau, kata Jamaluddin, juga tidak ada hambatan lagi karena kapasitas angkut kendaraan KMP Aceh Hebat 1 lebih banyak, mencapai 33 unit mobil berbagai jenis.

Begitu juga KMP Aceh Hebat 3 yang akan dioperasikan bulan depan untuk jalur Aceh Singkil-Pulau Banyak. KMP Aceh Hebat 3 memiliki fasilitas tempat duduk 212 seat yaitu 32 seat VIP, bisnis 96, dan ekonomis 84.

“KMP Aceh Hebat 3, bisa mengangkut  15 unit mobil berbagai jenis. Kapasitas angkutan penumpang maupun barang KMP Aceh Hebat 3 lebih besar dari feri yang telah ada sebelumnya,” tambah Jamaluddin.

Kehadiran Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 1 dan 3 dipastikan akan menjadi pendorong kebangkitan perdagangan antarpulau

Dikatakan Jamaluddin, tujuan pemerintah mengadakan KMP Aceh Hebat 3 untuk jalur Singkil–Pulau banyak di antaranya untuk merangsang investor lokal, nasional, dan luar negeri menanamkan investasinya ke Pulau Banyak di sektor industri pariwisata.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada akhir Desember 2020, sambung Jamaluddin, dirinya pernah mendampingi pengusaha industri wisata dari Uni Emirat Arab (UEA) dan Dubai ke Pulau Banyak, Aceh Singkil.

“Kami akan terus mempromosikan potensi wisata laut Pulau Banyak kepada pengusaha di UEA agar mereka datang kembali ke Pulau Banyak untuk berinvestasi,” tutup Jamaluddin.