Kalender Even Aceh 2019 Dirilis Pertengahan Maret Ini di Jakarta

177

Pemerintah Aceh melalu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh siap memperlihatkan kemegahan sektor pariwisatanya. Yakni melalui berbagai even yang akan digelar sepanjang 2019.

Kemegahan pariwisata Aceh akan terlihat saat launching Calendar of Event Aceh 2019, Jumat (22/3/2019) di Gedung Sapta Pesona Kemenpar, Jakarta.

Rencananya, kalender even yang akan dirilis ini juga akan disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani mengatakan, ekostisnya seni, budaya dan alam Aceh, akan ditebar sepanjang 2019.

“Aceh bisa menjadi destinasi pilihan di sepanjang 2019. Sebab, alam dan budayanya sangat eksotis. Akan ada banyak sekali event yang digelar di sana. Untuk merasakan atmosfer kemeriahannya, silahkan datang saat launching nanti,” tutur Rizki, Kamis (14/3/2019).

Kemeriahan yang ditawarkan Aceh sangat beragam. Ada konsep alam, budaya, sport tourism, hingga petualangan. Semuanya disajikan unik dan menarik dengan nuansa khas Aceh.

Rizki Handayani menambahkan, Aceh selalu menawarkan program unggulan.

“Aceh ini luar biasa. Mereka selalu menawarkan konsep-konsep unggulan bagi para wisatawan. Akan ada banyak pengalaman yang bisa dirasakan. Dan, semua ini tidak didapatkan di destinasi lain. Jadi mulai persiapkan perjalanan menuju Aceh,” terang Rizki.

Dari sejumlah agenda di CoE Aceh 2019, 3 diantaranya berstatus 100 Top Event Nasional, yaitu Aceh Culinary Festival, Saman Gayo Alas Festival, dan Aceh International Diving Festival. Ketiga event ini selalu menjadi magnet terbaik untuk menarik kunjungan wisatawan. Sekaligus menjadi bukti hebatnya destinasi pariwisata Bumi Serambi Mekah.

“Aceh adalah destinasi wisata yang keren. Semua aspek sangat mendukung. Memiliki 3 agenda yang masuk dalam 100 Top Event Nasional tentu luar biasa. Cermati tata waktu penyelenggaraan eventnya dari sekarang. Pastikan yang terbaik hanya ada di Aceh,” terang Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi I pada Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Hariyanto.

Aceh Culinary Festival 2019 akan digelar 5-7 Juli. Festival ini akan menyajikan kuliner terbaik Aceh yang kaya rempah. Saman Gayo Alas Festival 2019 dihelat 18 Agustus. Festival ini akan memperlihatkan budaya Aceh. Satu budaya Aceh yang fenomenal adalah Tari Saman. Tarian ini diakui UNESCO sebagai warisan dunia.

Sedangkan Aceh International Diving Festival 2019 akan dilaksanakan 6-7 Oktober. Event ini jadi spot berkumpulnya para diver dunia. Mereka berasal dari puluhan negara.

“Kami berikan komposisi terbaik dalam CoE Aceh 2019. Semua jadi representasi kekuatan pariwisata di Aceh saat ini. Semuanya dieksplorasi secara maksimal. Dari banyak event yang akan dilaunching, ada 3 yang masuk 100 Top Event Nasional. Untuk tahun ini, kami sudah siapkan banyak inovasi,” papar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin.

Aceh mulai menjelma jadi destinasi berlibur wisatawan mancanegar. Ada sekitar 29.213 wisman yang berkunjung ke Aceh di 2018. Mereka masuk melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar. Dari jumlah tersebut, 24.210 orang adalah wisatawan Malaysia. Untuk wisatawan dari Eropa berjumlah 1.870 orang.

“Aceh selalu menarik untuk dikunjungi. Alam, budaya, dan kulinernya memang yang terbaik. Dengan beragam event digelar 2019, arus masuk wisman dijamin akan semakin besar. Selain atraksinya, aspek aksesibilitas dan amenitas Aceh juga sangat bagus. Aceh ini juga menjadi destinasi utama kapal pesiar dunia,” tutup Menteri Pariwisata Arief Yahya.