Kadisbudpar Aceh Ajak Sineas Dukung Aceh di WHTA 2016

145

Aceh Documentary kembali menggelar Aceh Film Festival (AFF) yang mengangkat tema “Hambo” berlangsung di Aula BKPP Lampineung Banda Aceh, Rabu (19/10/2016) malam.

“Hambo” sendiri menurut Fuad Ridzqi selaku Manager AFF merupakan sebuah ungkapan yang mengandung makna besar bagi masyarakat Aceh yaitu suatu proses psikis yang melahirkan sebuah perbuatan yang harus dilakukan segera serta didukung oleh sikap keberanian kemandirian dalam kondisi tertentu.

Acara yang ikut didukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh ini sebagai bentuk ruang refleksi atas apa yang telah terjadi di Aceh terutama persoalan HAM yang pernah terjadi di Aceh, sehingga mampu melahirkan sikap yang berani berpikir, berani memilih, mandiri dalam berbuat melalui proses dialektika seluruh pelaku seni terutama komunitas yang mencintai film sebagai ruang alternatif dalam mewujudkan tema tersebut.

Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi yang hadir dalam pembukaan AFF ini juga memberikan apresiasi kepada sineas muda Aceh yang mampu meramu kegiatan positif ini dengan ikut mendatangkan narasumber dan juga aktor dari nasional.

“Kami berharap kegiatan positif ini juga menjadi bagian untuk mendukung Aceh yang saat ini sedang giat dalam promosikan pariwisata halal. Saya mengajak teman-teman sineas nantinya bisa memberikan dukungan untuk Aceh mewakili Indonesia di kompetisi World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 mendatang,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam konferensi pers AFF yang berlangsung sore tadi di New Black Jack, Reza juga meminta sineas Aceh untuk terus berkolaborasi dalam membuat film-film yang mengandung unsur dan nilai sejarah.

“Kita mengajak sineas lokal bisa membuat film yang berkaitan dengan sejarah, budaya, maupun pariwisata seperti contoh film yang mengangkat tema kepahlawanan wanita Aceh atau Keumalahayati untuk layar lebar,” sebutnya di hadapan awak media.

Seperti diketahui, gelaran AFF akan berlangsung hingga 22 Oktober mendatang, sejumlah rangkain acara juga dipersiapkan seperti Gampong Film, Kelas Kritik Film, Kelas Aktor yang diisi oleh Teuku Rifnu Wikana, Special Sreening, Forum Komunitas dan akan ditutup dengan Award Night.

Foto Disbudpar Aceh/Hendra Murdani