Jajaki Investasi Pariwisata, Investor UEA Kunjungi Pulau Banyak

5

Terkait pembahasan investasi sektor pariwisata antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Pemerintah Aceh, terus menunjukkan hasil yang serius. Hal ini terlihat dari kedatangan langsung Excecutive Director Murban Energy Amine Abid ke Aceh, Senin (21/12/2020).

Kedatanganan Amine yang disambut oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dan Staf Khusus Gubernur ini merupakan tindaklanjut dari CEO Murban Energy Ltd, HE Mohamed Al Rumaithi untuk menugaskan perwakilannya melihat secara langsung potensi pariwisata yang ada di Pulau Banyak, Aceh Singkil.

Potensi pariwisata di Pulau Banyak sebut Jamal sangat bagus dan indah. Terutama punya pantai pasir putih dan nyaris sama dengan Maldives namun perlu dipoles dan dikembangkan lagi agar lebih menarik wisatawan manca negara.

Murban Energy sendiri merupakan perusahaan swasta terkemuka asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yang ditunjuk oleh Menteri Energi dan Infrastrukur UAE setelah dilakukan pertemuan bilateral Presiden Indonesia Joko Widodo dengan putra mahkota Abu Dhabi UAE, Februari 2020 silam.

Pertemuan itu dilanjutkan dengan penugasan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah oleh Presiden ke Abu Dhabi, pada 9–11 Maret 2020.

Amine Terkesan dengan Spot Pariwisata di Pulau Banyak

Tim Pemerintah Aceh melalui Disbudpar Aceh bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh ikut mendampingi langsung Amine untuk melihat langsung spot-spot menarik yang ada di Pulau Banyak, Aceh Singkil, Selasa (22/12/2020).

Amine sendiri sangat terkesan dengan kondisi pulau-pulau kecil yang ada di gugusan Pulau Banyak termasuk dengan Ujung Lolok.

Amine sendiri sangat terkesan dengan kondisi pulau-pulau kecil yang ada di gugusan Pulau Banyak termasuk dengan Ujung Lolok.

“Spot-spot di Pulau Banyak sangat bagus dan banyak pulau-pulau kecil lain yang masih belum dimanfaatkan oleh pemerintah, tentunya menarik sekali untuk dikembangkan industri perhotelan maupun restoran,” ujar Amine yang didampingi Staf Ahli Gubernur Iskandar.

Tentunya ini akan menjadi bahan pertimbangan, kata Amie, nantinya kunjungan ini akan dilaporkan kembali ke pimpinan agar mendapatkan gambaran untuk menentukan industri yang paling cocok dikembangkan.

Bupati Aceh Singkil Dul Mursid yang juga ikut dalam kunjungan ke Pulau Banyak, menyebutkan Ujung Lolok berada sekitar 20 mil dari daratan Aceh Singkil atau sekitar 45 menit perjalanan menggunakan speed boat double engine 200 power.

“Kita punya tiga kapal cepat dan mampu setiap hari mengantar dan menjemput turis. Kita tawarkan kawasan Ujung Lolok, karena berada ditengah dan aman dari cuaca baik angin barat maupun timur”, ujar Dul Mursid.

Amine sendiri sangat terkesan dengan kondisi pulau-pulau kecil yang ada di gugusan Pulau Banyak termasuk dengan Ujung Lolok.

Pulau lainnya juga ada, yakni Pulau Pinang yang masih kosong, namun ada tiang pendukung sinyal handphone, Pulau Palambak, Pulau Bangkaru dan Pulau Panjang.

Kata Dul, potensi di kawasan Pulau Banyak tidak hanya pariwisata tetapi hasil laut cukup menjanjikan. Perlu dibangun satu pabrik pengalengan kecil untuk menghidupkan perekonomian masyarakat di daerah itu.

Investasi Pihak UEA Diperkira Mencapai 5T

Kadisbudpar Aceh Jamaluddin, memperkirakan, jumlah investasi dari pihak UEA untuk lokasi pariwisata di Pulau Banyak akan mencapai Rp5 trilliun.

“Kita prediksikan segitu, untuk bangun hotel, resort, termasuk ada info akan dibangun bandara untuk pesawat kecil seperti di Pulau Tuanku yang mempunyai lahan yang luas”, ujar Jamaluddin.

Potensi pariwisata di Pulau Banyak, tambah Jamal, sangat bagus dan indah. Mengingat adanya landskape pemandangan laut yang memiliki pantai pasir putih dan sekilas mirip dengan kepulauan yang ada di Maldives, Maladewa.

“Semuanya ini, tentu perlu dipoles dan dikembangkan lagi agar lebih menarik wisatawan mancanegara ke Pulau Banyak,” harapnya.

Amine sendiri sangat terkesan dengan kondisi pulau-pulau kecil yang ada di gugusan Pulau Banyak termasuk dengan Ujung Lolok.