GAMI Festival 2018, Potensi Baru Pariwisata di Tanah Gayo

43

Syair mengenai keindahan alam tanah Gayo disampaikan dalam bait puisi Fikar W Eda, seorang seniman nasional asal Gayo. Puisi berisi akan keindahan dan kekayaan alam di Gayo – Alas tersebut menjadi pembuka dimulainya opening ceremony Gayo Alas Mountain Internasional (GAMI) Festival 2018 di Musara Alun, Takengon, Aceh Tengah, Jumat (14/9/2018) malam.

Dalam puisi disebutkan, dataran tinggi Gayo terhampar sejumlah destinasi wisata yang dimiliki mulai dari wilayah Aceh Tenggara (Kutacane), Bener Meriah (Redelong), Gayo Lues, dan Aceh Tengah (Takengon). Acara itu sendiri dibuka oleh, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang turut dihadiri Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional II Kementerian Pariwisata Reza Fahlevi.

Reza Fahlevi mengatakan, ada tiga potensi mendunia yang dimiliki daerah ini, yakni Tari Saman, kopi, dan Leuser. Event GAMIfest ini menjadi titik awal untuk kabupaten di kawasan Gayo tersebut mengembangkan wisata menjadi sektor pendongkrak pembangunan daerah.

“Di mana potensi yang dimiliki menjadi kekuatan untuk mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakatnya,” kata Reza.

Selain tiga destinasi itu, ia juga mengusulkan untuk ditambahkannya destinasi geopark untuk edukasi, penelitian geologi, dan wisata. “Kita sangat mendukung, apabila daerah Tanah Gayo ini mengadakan event internasional,” katanya.

Sasaran kegiatan tersebut sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo saat berkenjung kedaerag ini adalah untuk pengembangan kawasan khusus wisata dan budaya. Oleh karena itu GAMI Festival diharapkan mampu mempromosikan potensi di tanah Gayo ke dunia internasional.