fbpx

Festival Kuliner Aceh dan Kopi Siap Digelar

321

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh bersama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh kembali menggelar even tahunan Aceh Culinary Festival dan Banda Aceh Coffee Festival yang akan berlangsung 10-12 Mei mendatang di lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

Pada tahun ini, Aceh Culinary Festival 2016 mengangkat tema “Melestarikan Budaya dan Tradisi Legenda Kuliner Aceh” yang akan menyuguhkan berbagai agenda menarik bagi pengunjung, seperti pameran resep dan tester 1000 Legenda Kuliner Aceh, Cook off Competition –lomba memasak masakan khas Aceh– serta ajang pencarian Koki Aceh Indonesia yang menghadirkan Chef terkenal ibu kota sebagai juri.

Selain itu, sejumlah lomba dalam festival ini juga telah disediakan hadiah oleh panita dengan total 20 juta rupiah. Lomba ini terbuka untuk umum dan formulir pendaftaran bisa didapatkan di kantor Disbudpar Provinsi Aceh dan Oz Radio Banda Aceh.

Pencanangan pemecahan rekor MURI Indonesia melalui “teot apam” (membakar surabi) dengan 1000 tungku juga menjadi salah satu agenda yang layak ditunggu.

Partisipasi dari masyarakat, kelompok, komunitas, terutama generasi muda sangat diharapkan dalam menyukseskan pencatatan rekor ini. Acara teot apam dijadikan suguhan yang menarik karena di ikuti massa yang begitu banyak dan bertepatan dengan bulan Rajab yang dalam adat istiadat masyarakat Aceh dipercayai sebagai “buleun teot apam”.

Selain itu Khanduri kuah beulangong juga akan menjadi agenda acara ini, yang menghidangkan kari khas Aceh bagi 32 walikota Provinsi dari seluruh Indonesia yang ikut hadir dalam agenda Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang juga akan digelar bertepatan dengan acara tahunan ini.

Disbudpar Aceh berharap kegiatan Aceh Culinary Festival ini bukan hanya menjadi even pameran biasa, namun juga ajang nostalgia bagi masyarakat yang telah jarang menemui beberapa masakan khas Aceh resep nenek moyang tempo dulu, dan mengajak berbagai komunitas dan anak-anak muda agar lebih melestarikan berbagai kuliner menarik yang dimiliki Aceh.

“Kuliner Aceh sangat erat kaitannya dengan adat budaya. Karena disetiap hari besar ataupun peringatan acara akan selalu ada makanan khusus yang menjadi ciri khasnya. Kekayaan kuliner ini tentunya dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal, nasional serta mancanegara untuk berkunjung ke Aceh,” sebut panitia.

Dimeriah Festival Kopi Internasional

Sementara itu, Banda Aceh Internasional Coffee Festival tahun ini juga menargetkan penguatan kapasitas pelaku usaha kopi dengan mengundang exportir kopi dari lokal, nasional serta mancanegara.

Seperti kita ketahui, Aceh adalah salah satu daerah penghasil kopi terbaik di dunia. Pihak penyelenggara menawarkan pameran yang menghadirkan 25 stand yang akan disi oleh warung kopi tradisional, pabrik roasting kopi, distributor produk kopi, para ahli dan komunitas pecinta kopi.

Tidak hanya itu, kompetisi kopi yang akan dihadirkan tahun ini pun berbeda dari tahun sebelumnya. Para barista ditantang untuk menunjukkan keahlian manual brew menggunakan hanya satu tangan saja.

Single Hand Manual Brew Challenge ini terbuka untuk umum dan tentunya kompetisi ini akan sangat menarik untuk ditonton.

Selain itu juga ada Kelas Kopi yang merupakan salah satu konten acara yang syarat edukasi ikut digelar, mulai dari cupping session, basic barista skill, latte art class, roasting session, dan masih banyak lainnya. Para ahli dari sekolah kopi populer dan coffee shop ternama ibukota turut diundang hadir.

Tahun ini, festival kopi bukan hanya menawarkan pameran kopi serta kelas-kelas materi biasa namun memiliki tujuan menguatkan kompetensi dan kapasitas para pelaku usaha kopi di Banda Aceh agar semakin baik dalam bisnis kopi. Secara garis besar, Festival Kopi 2016 menjadi ajang penguatan edukasi dan perluasan ekspansi bisnis bagi para pelaku usaha kopi khususnya di Banda Aceh.

Foto: Disbudpar Aceh/Rinaldi AD