LASQI Aceh Gelar Malam Apresiasi Seni dan Pelantikan Pengurus Baru

145

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Aceh kembali menggelar malam apresiasi seni yang berlangsung meriah di Anjong Mon Mata, Sabtu (20/4/2019) malam.

Dalam kegiatan yang menampilkan sejumlah tari dan seni ini juga mengukuhkan Dyah Erti Idawati sebagai Ketua Umum LASQI Aceh periode 2019-2024.

Selain Dyah dikukuhkan sebagai Ketua Umum, sederet nama lain juga didapuk sebagai Ketua Harian yakni Marzuki Hasyim serta Baharuddin, Irmayani dan Azhari sebagai Ketua I, II, III.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Lasqi Pusat Tarmizi Tohor juga melantik Nasruddin Ibrahim sebagai Sekretaris LASQI, Maisura sebagai Bendahara serta belasan pengurus lainnya.

Dalam sumpah jabatan yang dibacakan Tarmizi, para pengurus LASQI berjanji untuk memenuhi tugas dan kewajiban sebagai pengurus LASQI Aceh dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan organisasi yang berlaku.

“Usai pelantikan ini maka resmi saudara menjadi pengurus dan pimpinan Lasqi Aceh,” kata Tarmizi saat pelantikan.

Dyah Erti usai dilantik mengatakan, saat ini seni gambus dan kasidah mulai jarang ada di Aceh.

LASQI Aceh sebagai sebuah lembaga seni punya tugas untuk melestarikan dan mendukung kesenian khususnya gambus dan kasidah di kalangan masyarakat. Hal itu dianggap penting dikarenakan lirik-lirik gambus memuat pesan dakwah dan Islam.

“Kita perlu melestarikan seni kasidah dan gambus ini. Tugas Lasqi melestarikan dan mendukung seni yang ada di masyarakat,” kata Dyah.

Tak hanya itu, Dyah juga meminta agar berbagai lembaga negara dan khusus di Aceh seperti Kementerian Agama, Majelis Adat dan MPU Aceh untuk mendukung dan mendampingi Lasqi.

Ia menyebutkan, di kepengurusan dirinya akan memperkuat kembali komunitas-komunitas kesenian gambus yang ada di Aceh.