Disbudpar Aceh Hadirkan Webinar Hospitality 4.0

Kebangkitan Industri Pariwisata Aceh

50

Sejak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terpapar di Indonesia, 2 Maret 2020 lalu, sektor industri pariwisata nasional umumnya dan Aceh khususnya pertama sekali terdampak.

Seluruh aktivitas kepariwisataan tidak bisa lagi terselenggara, khususnya atraksi wisata alam dan budaya yang berhasil disusun dalam Calendar of Event (CoE) 2020.

Akibatnya, para pekerja pariwisata pun ikut terimbas pandemi ini. Dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh mencoba untuk membangkitkan kembali gairah industri pariwisata Aceh, salah satunya dengan menggelar webinar melalui aplikasi daring Zoom dan Youtube.

Kegiatan Webinar Hospitality 4.0 yang mengusung tema “Kebangkitan Industri Pariwisata Aceh: Halangan, Tantangan, dan Inovasi” digelar Kamis (27/8/2020), mulai pukul 9.00 WIB-12.30 WIB.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, menyebutkan, kegiatan webinar ini sebagai stimulus bagi pelaku industri pariwisata, terlebih lagi saat memasuk fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Karena itu, pekerja pariwisata dituntut untuk bisa menilik halangan, tantangan, dan inovasi pariwisata Aceh pada fase adaptasi kebiasaan baru ini,” sebut Jamaluddin.

Disbudpar Aceh, tambah Jamaluddin, dengan adanya kegiatan daring tersebut, juga ingin mencoba membangkitkan kembali gairah industri pariwisata Aceh, sekaligus berbagi pengalaman dengan narasumber berpengalaman.

“Bagaimana idealisme kebangkitan industri pariwisata yang aman dan nyaman di era Adaptasi Kebiasaan Baru dengan mengadopsi dan mengadaptasi Protokol Kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia. Itu menjadi topik hangat yang perlu dikemukan oleh para narasumber nantinya,” kata Jamaluddin.

Adapun sejumlah pemateri dalam webinar ini terdiri dari Pendiri Ego Global Network dan Sekjen Industri Event Indonesia Council (IVENDO) Harry Dwi Nugraha, International Tour Leader dan juga Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Djohari Somad, serta Pelaku Industri Pariwisata Aceh dan Wakil Ketua I Dewan Pengurus Daerah ASPPI Aceh Muslim Amiren.