BPS Aceh: Aceh Mulai Dilirik Wisatawan Mancanegara

236

Terletak di ujung barat Indonesia, Aceh tetap menjadi minat pelancong untuk berwisata. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2018.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wahyudin menyebutkan, jumlah kunjungan wisman ke Aceh sepanjang tahun 2018 sebanyak 33.787 orang, atau mengalami pertumbuhan sekitar 2,06 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2017.

“Tahun sebelumnya (2017) tercatat 33.105 wisman yang berkunjung ke Aceh,” sebut Wahyudin, Jumat (1/3/2019).

Ia mengatakan ada lima negara yang berperan sebagai penyumbang wisman terbanyak ke negeri Serambi Mekkah ini selama 2018.

Negara yang menyumbang wisman terbanyak berasal dari Malaysia, dengan angka 24.652 orang atau 73 persen dari populasi wisman di Aceh tahun 2018.

Peringkat kedua diisi oleh wisman asal Inggris dengan menumpangi dua kapal pesiar selama Desember tahun lalu sebanyak 1.811 orang, sehingga periode Januari-Desember 2018 menjadi 2.356 wisman di antaranya atau mencapai tujuh persen.

Kemudian wisman dari Tiongkok mengunjungi Aceh ada sekitar 854 orang, Amerika Serikat berjumlah 784 orang, Perancis total 493 orang, dan lain sebagainya.

“Posisi paling atas memang masih didominasi dari Malaysia setiap tahun, karena mereka masih ingin mengenang peristiwa tsunami 14 tahun silam dengan menyaksikan benda-benda peninggalan,” papar dia.

“Sementara turis dari Australia yang menyumbang 1.368 orang di tahun 2017, kini telah bergeser menjadi ditempati Inggris akibat mulai hadirnya kapal pesiar di Sabang, Aceh,” tutur Wahyudin.

Pemerintah Aceh sebelumnya menyakini, pada tahun 2018 tingkat kunjungan wisatawan ke Aceh bakal terus mengalami peningkatan seiring gencarnya promosi dilakukan.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyebut melihat angka kunjungan 2017, ada peningkatan mencapai 2,9 juta orang terdiri 2,8 juta wisatawan nusantara (wisnus), dan 78 ribu wisman.

“Jumlah itu meningkat dibanding 2016, yaitu 2,1 juta orang. Terdiri dari dua juta wisnus, dan 76 ribu wisman. Angka ini diprediksi terus meningkat, dan tahun ini kita menargetkan angka kunjungan wisman mencapai 100 ribu orang,” ujar Nova.