Ada “Khanduri Seni” di Taman Seni dan Budaya Aceh

“Sekapur Sirih, Silaturrahmi orang-orang Seni”

171

Khanduri seni merupakan sebuah kegiatan silaturahmi bagi setiap para pekerja seni dan penikmat seni.

Dalam pemaknaan sehari-hari khanduri itu identik dengan makan-makan, kuah belangong untuk dalam budaya Aceh sendiri, selain itu juga biasanya khanduri bisa disebut sebagai salah satu cara untuk bersyukur terhadap nikmat yang telah diterima.

Pada tahun ini telah banyak kegiatan kesenian dilaksanakan, mulai dari kegiatan seni rupa, teater, kegiatan festival atau pagelaran tari, serta festival dan pagelaran musik.

Melihat kesuksesan dan antusiasme masyarakat dalam beberapa kegiatan seni yang telah dilaksanakan maka khanduri seni ini menjadi sebuah ajang untuk bersilaturahmi dan mungkin bisa disebut sebagai syukuran/khanduri bagi pekerja seni dan penikmat seni.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh bersama lembaga 2fa Creative dengan adanya kegiatan ini mampu menarik para wisatawan untuk dapat berkunjung ke Aceh.

Kegiatan yang melibatkan banyak komunitas maupun personal dari berbagai macam seni digelar 15 November 2019 di Taman Seni dan Budaya Aceh.

Bisa dikatakan khanduri seni ini menjadi kegiatan puncak dari setiap kegiatan kesenian dalam kurun waktu tahun 2019 ini.

Sebagai pusat kegiatan kesenian Taman Seni dan Budaya Aceh dikira cocok dan relevan untuk menggelar kegiatan khanduri seni ini, dimana setiap harinya para penggiat seni melakukan aktivitas keseniannya di tempat ini, dari latihan sampai perlombaan-perlombaan kesenian, menjadi hal yang lazim kita lihat setiap hari di Taman Seni dan Budaya Aceh.

Sebagai salah satu solusi bagi pecinta seni untuk bisa menyaksikan berbagai macam kesenian dalam satu waktu, khanduri seni hadir sebagai kegiatan yang akan mengakomodir itu semua dalam satu panggung dan satu waktu.

Setiap orang yang hadir dalam kegiatan kesenian biasanya orang tersebut merupakan penikmat pada suatu kegiatan seni saja, dalam hal ini khanduri seni akan membuat para penikmat seni yang berbeda-beda ini berkumpul dan saling mengapresiasi kesenian lain yang bukan bidangnya yang selama ini dia nikmati atau ngeluti.

Tidak mudah menciptakan sebuah konsep kegiatan untuk membuat perbedaan latar belakang kesenian menjadi satu dalam satu waktu dan pada satu panggung, dibutuhkan kerjasama yang apik untuk mewujudkan itu semua.

Khanduri Seni akan berlangsung secara medley atau secara terus menerus tanpa ada jeda. Kebiasaannya dalam setiap kegiatan akan ada MC yang bertugas memimpin rangkaian acara tersebut, kali ini khanduri seni menawarkan konsep lain yaitu akan menampilkan Troubador sebagai pembawa cerita dan memimpin alur kegiatan.

Troubador sendiri nantinya akan menjadi penghubung cerita untuk antara pengisi acara yang akan menampilkan keseniannya, sehingga konsep medley dan penggabungan berbagai macam jenis kesenian dalam satu panggung dan satu waktu dapat terlaksana dan tertata rapi.

Dengan adanya khanduri seni diharapkan menjadi salah satu cara bagi para penggiat dan penikmat kesenian dapat bersilaturahmi dan berkumpul bersama, apalagi pada khanduri seni ini akan menampilkan komunitas atau personal pelaku kesenian dari lintas generasi, tentunya ini akan menjadi keharusan bagi mereka yang mencintai dan menikmati kesenian yang mereka geluti atau sukai.