Aceh Tengah Juara Umum Pacuan Kuda di Bener Meriah

554

Aceh Tengah keluar sebagai juara umum, setelah memenangkan lima juara pertama di 12 kelas yang diperlombakan pada kejuaraan pacuan kuda tradisional sempena memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Bener Meriah ke-14 tahun.

Sementara itu, Gayo Lues berada pada urutan kedua dengan perolehan empat juara pertama dan tuan rumah Bener Meriah diurutan ketiga dengan mengatongi tiga juara pertama.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Reza Fahlevi yang turut hadir dalam kegiatan penutupan pacuan kuda yang dilaksanakan di arena kuda pacu di Lapangan Pacuan Kuta Sengeda, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, Ahad lalu (14/01/2018) mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan untuk membangun destinasi wisata di Bener Meriah.

“Berbicara soal wilayah Aceh bagian tengah, seperti Bener Meriah, takkan ada habisnya karena memiliki beragam pesona alam dan budaya sebagai daya tarik wisata, seperti kegiatan pacuan kuda tradisional ini,” kata Reza Fahlevi saat memberi kata sambutan.

Menurutnya, kegiatan yang berlangsung sejak kemarin dan ditutup langsung oleh Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE, memiliki nilai dan semangat yang harus dijaga oleh masyarakat. Kadisbudpar Aceh berharap, kegiatan ini dapat terus mempromosikan Bener Meriah sebagai wisata agro dan adventure kepada wisatawan.

“Kedepan, kita berharap pacuan kuda ini nantinya dapat dilaksanakan di Aceh Besar, seperti yang diminta Bupati Bener Meriah sebelumnya,” kata Reza yang hadir didampingi Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani beserta stafnya.

Sebanyak 303 ekor kuda yang berasal dari Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues dan Aceh Besar turut serta dalam pacuan yang digelar. Dari 12 kelas yang diperlombakan pada babak final ini, kuda-kuda dari Aceh Tengah masih mendominasi juara.