Aceh Surfing Championship 2019 Bisa jadi Agenda Tahunan Aceh Besar

106

Aceh memiliki potensi wisata bahari dengan keindahan panorama alam bawah lautnya, sehingga menjadikan Aceh sebagai surga bagi para penyelam dan surfer nasional dan internasional dengan segala daya tarik wisata alam bawah air dan ombak yang menantang.

Selain memiliki banyak spot surfing, Pantai Lhoknga memiliki gelombang ombak yang memiliki karakteristik berbeda dengan pantai lainnya di Aceh.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Aceh Jamaluddin menyebutkan, pelaksanaan event Aceh Surfing Championship (ASC) 2019 menjadi bagian dari promosi wisata, seni dan budaya Aceh agar masuk dalam kalender event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

“Aceh Surfing Championship 2019 harus menjadi salah satu kegiatan top tahunan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, selain atraksi wisata budaya lainnya,” sebut Jamaluddin saat menghadiri pembukaan ASC, Sabtu (23/11/2019) di pantai Mon Ikeun Lhoknga, Aceh Besar.

Melalui kegiatan surfing ini, kata Jamal, diharapkan dapat memberi semangat baru bagi pelaku industri pariwisata, stakeholder, dan pemerintah daerah untuk terus mempromosikan Aceh Besar, khususnya dan Aceh umumnya.

aceh surfing championship 2019Acara ASC 2019 yang mengangkat tema ‘Explore the Wave and Enjoy the Culture’ ini dibuka langsung oleh Bupati Aceh Besar Mawardi Ali ini juga turut dihadiri Sekretaris Tim Percepatan Wisata Bahari Kemenparekraf RI Ratna Suranto.

Suguhan tari Likok Pulo hingga prosesi peusjiuk (tepung tawar) peserta menjadi agenda menarik yang ikut menambah kemeriahan pembukaan ASC, tak hanya itu sejumlah produk makan dan kerajinan masyarakat lokal juga turut dipamerkan dalam kegiatan ini.

ASC sendiri berlangsung selama 2 hari, 23-24 November 2019 yang diikuti oleh 13 peselancar nasional dan 35 peserta lokal dari Kabupaten Simeulue, Aceh Selatan, Banda Aceh dan Aceh Besar.

kadisbudpar aceh peusijuk peserta aceh surfing championshio